Truk Tebu Nyungsep di Selorejo Blitar, Akses Blitar-Malang Lumpuh Total

Published on

in

Jalur penghubung Kabupaten Blitar dan Malang sempat mengalami kemacetan total pada Jumat (25/9/2026) sore. Insiden ini terjadi akibat truk gandeng pengangkut tebu yang mengalami kecelakaan tunggal dan badannya melintang di Jalan Desa Kalilegi, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar.

Truk dengan plat nomor lokal ini dikemudikan oleh BS (61) asal Kediri. Kendaraan tersebut berjalan dari arah barat (Blitar) menuju timur (Malang) dengan tujuan mengirim tebu ke Pabrik Gula (PG) Kebonagung, lalu mengalami insiden saat melewati tikungan tajam Kalilegi.

Kasat Lantas Polres Blitar, AKP Galih Yasir Mubaroq, menjelaskan bahwa dugaan awal kecelakaan ini dipicu oleh masalah pada sistem rem.

“Kendaraan melaju dari arah Blitar menuju Malang. Namun, saat melintas di tikungan Jalan Kalilegi, diindikasikan rem kendaraan mengalami blong sehingga sopir kehilangan kendali hingga akhirnya truk terguling,” ujarnya.

Akibat bodi truk serta muatan tebu yang tumpah dan menutup jalan, arus lalu lintas mobil dan kendaraan besar dari dua arah terhenti sepenuhnya. Sekitar pukul 14.00 WIB, jajaran Satlantas Polres Blitar bersama Polsek Selorejo langsung meluncur ke TKP untuk mengamankan area.

Galih menuturkan bahwa posisi truk yang melintang total membuat evakuasi tidak bisa dilakukan sembarangan dan memerlukan peralatan penunjang.

“Posisi kendaraan terguling tepat di tengah jalan dan menutup akses sepenuhnya. Evakuasi membutuhkan alat berat serta mobil derek khusus untuk mengangkat badan truk gandeng tersebut,” jelasnya.

Guna mengatasi macet, petugas memberlakukan pengaturan lalu lintas sementara. Sepeda motor masih bisa lewat secara bergantian di bahu jalan yang sempit dengan dibantu petugas, sedangkan mobil dan kendaraan lebih besar dialihkan ke jalur alternatif.

Walau sempat membuat jalur antarkota macet total, pihak kepolisian memastikan nihil korban jiwa dalam peristiwa ini. Sopir truk bernama BS dilaporkan selamat dan tidak menderita luka parah, sementara total kerugian materiil akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp3 juta.

Pihak kepolisian turut mengimbau warga agar tetap sabar selama proses pembersihan jalan berlangsung.

“Kami memohon waktu dan kesabaran para pengguna jalan. Hingga saat ini tim gabungan masih terus bekerja keras melakukan evakuasi di lapangan serta mengatur rekayasa lalu lintas. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” pungkasnya. (AB)

Leave a comment


Hey!

Hey there, Kami ingin membangun ruang informasi yang dekat dengan masyarakat, terbuka terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menjadi jembatan antara berbagai peristiwa, gagasan, dan cerita dengan generasi yang akan membentuk masa depan Indonesia.🚀


Join the Club

Stay updated berita terbaru kami dengan bergabung newsletter.