Donald Trump Sambut Xi Jinping di Pangkalan Militer, Gencatan Dagang AS-China Diperpanjang 2 Bulan

Published on

in

Suasana penyambutan kali ini terbilang langka. Presiden AS Donald Trump secara langsung menanti di landasan Joint Base Andrews, Maryland, untuk menyambut kedatangan Presiden China Xi Jinping pada Rabu malam (23 September 2026) waktu setempat. Umumnya, tamu negara disambut langsung di Gedung Putih, bukan di pangkalan militer. Tampak Trump bersama Melania berdiri di atas karpet merah yang membentang, melakukan jabat tangan dengan Xi beserta Peng Liyuan, lengkap dengan kehadiran pasukan kehormatan, alunan lagu kebangsaan, dentuman tembakan meriam, hingga aksi flyover dari bomber B-1.

Lawatan kenegaraan Xi ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari. Ini menandai kunjungan pertamanya ke AS dalam kurun waktu hampir tiga tahun, serta menjadi pertemuan tatap muka ketiga bersama Trump setelah sebelumnya bertemu di Busan dan Beijing. Sejumlah topik berat masuk dalam agenda, mulai dari perdagangan, kecerdasan buatan (AI), isu Taiwan, hingga masalah Iran.

Kabar lain yang langsung berdampak bagi pasar disampaikan oleh Menteri Keuangan AS Scott Bessent, yang mengumumkan bahwa AS dan China sepakat memperpanjang kesepakatan dagang bertajuk “Busan Agreement”. Masa berlaku yang semula akan berakhir pada 10 November kini diperpanjang hingga 10 Januari 2027. Melalui perpanjangan ini, penerapan tarif serta pembatasan sementara ditahan terlebih dahulu guna memberi kesempatan merumuskan kesepakatan yang lebih komprehensif. Kendati demikian, Bessent mengaku masih menyimpan keraguan apakah kesepakatan besar tersebut benar-benar akan tercapai atau sekadar diperpanjang kembali.

Melalui media pemerintahnya, Xi menyampaikan pesan agar AS dan China bisa memosisikan diri sebagai mitra alih-alih rival. Sementara itu, seusai acara, Trump menyebut penyambutan tersebut sebagai “great greeting”. Walau seremoninya tampak megah, berbagai isu utama masih menjadi PR bersama, seperti tarif, chip, mineral tanah jarang, hingga dinamika geopolitik. Publik global kini menantikan kelanjutan dari hasil perundingan resmi di Gedung Putih.

Sumber: The Guardian | Trump greets Xi Jinping on arrival in rare move as US-China trade truce extended | 23 September 2026 | ilustrasi AI

Leave a comment


Hey!

Hey there, Kami ingin membangun ruang informasi yang dekat dengan masyarakat, terbuka terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menjadi jembatan antara berbagai peristiwa, gagasan, dan cerita dengan generasi yang akan membentuk masa depan Indonesia.🚀


Join the Club

Stay updated berita terbaru kami dengan bergabung newsletter.