Usut Korupsi Rp 121,7 M di Gresik, Polisi Sita Puluhan Bidang Tanah KIG

Published on

in

, ,

Penyelidikan kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Gresik kini berlanjut ke babak baru. Tim dari Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jatim resmi menyita 66 bidang tanah kepunyaan PT Kawasan Industri Gresik (KIG) yang berlokasi di Desa Tanjangawan (Kecamatan Ujungpangkah) serta Desa Golokan, Purwodadi, Srowo (Kecamatan Sidayu).

Proyek pengadaan tanah ini berjalan dalam rentang waktu 2011 sampai 2014 dengan total anggaran mencapai Rp 121,7 miliar. Aparat menduga pelaksanaannya bermasalah karena berjalan tanpa perencanaan matang, tanpa SOP, tidak mengantongi restu pemegang saham, serta mengabaikan mekanisme pengadaan barang dan jasa yang transparan sesuai aturan perusahaan maupun anak usaha BUMN. Selain itu, ditemukan pula kendala terkait legalitas serta keselarasan lahan dengan tata ruang wilayah (RTRW).

Kanit IV Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jatim AKP Fauzy Pratama menyampaikan bahwa langkah penyitaan ini dijalankan demi kelancaran proses penyidikan. Ia menjelaskan, “Total objek yang kami sita keseluruhan ada 66 bidang … dengan luas kurang lebih 106 hektare.”

Sampai saat ini, sudah ada sekitar 20 orang saksi yang dimintai keterangan, meski status tersangka belum disematkan kepada siapapun. Pihak kepolisian masih berfokus melengkapi barang bukti serta mendengarkan keterangan para saksi dan ahli. Terkait jumlah kerugian keuangan negara, Polda Jatim masih menunggu hasil audit resmi dari BPK RI, walaupun estimasi awal penyidik memperkirakan kerugiannya mencapai kisaran seratusan miliar rupiah.

Sumber: detikJatim | Dugaan Korupsi Rp 121,7 M di Gresik, Polda Jatim Sita 89,8 Ha Lahan KIG | Jemmi Purwodianto | Rabu, 30 Sep 2026 19:10 WIB

*ilustrasi AI

Leave a comment


Hey!

Hey there, Kami ingin membangun ruang informasi yang dekat dengan masyarakat, terbuka terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menjadi jembatan antara berbagai peristiwa, gagasan, dan cerita dengan generasi yang akan membentuk masa depan Indonesia.🚀


Join the Club

Stay updated berita terbaru kami dengan bergabung newsletter.