Unik Banget! Valentino Jadikan Perpustakaan Klasik Paris Sebagai Tempat Pameran Mode

Published on

in

Biasanya panggung peragaan busana alias catwalk digelar di gedung mewah. Namun, Valentino memilih lokasi yang tidak biasa untuk memamerkan koleksi terbarunya di sebuah perpustakaan bersejarah yang ada di Paris.

Koleksi Spring/Summer 2027 hasil rancangan creative director Alessandro Michele ini dipamerkan langsung di ruang baca Bibliothèque Sainte-Geneviève yang sudah ada sejak abad ke-19.

Acaranya sendiri dinamai “Antibiblioteca”.

Dalam peragaan tersebut, para model melenggang di antara jajaran rak buku serta meja baca kayu yang panjang, dengan latar struktur lengkung besi khas perpustakaan. Koleksi yang ditampilkan mencakup atasan korset sutra berwarna pink terang, kuning, dan biru, dipadu rok renda, anting mutiara besar, serta berbagai aksesori emas berukuran mencolok.

Para tamu undangan yang hadir juga turut menarik perhatian, seperti aktor Alexander Skarsgard dan Cynthia Erivo, model Yidan Huang, hingga stylist Law Roach. Menariknya, beberapa dari mereka terlihat datang sambil membawa buku.

Fashion show ini digelar di tengah momen ketika Michele tengah menghadapi tantangan berat untuk mendongkrak kembali performa rumah mode tersebut.

Reuters mencatat bahwa Valentino mengalami kerugian sebesar €103 juta pada tahun lalu, sedangkan pendapatannya mengalami penurunan 15%. Utang perusahaan yang meningkat membuat para pemegang saham akhirnya menyalurkan tambahan dukungan finansial pada 2026.

Jadi, di balik megahnya panggung peragaan busana tersebut, tersimpan misi bisnis yang besar agar Valentino bisa kembali mencuri perhatian dunia.

Sumber: Reuters | Valentino unveils corset tops and chunky jewellery at fashion show in 19th-century Paris library | Helen Reid | 4 Oktober 2026.

Leave a comment