Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana Beri Arahan Strategis ke Kepala Dinas dan Camat

Published on

in

, ,

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengumpulkan seluruh kepala dinas dan camat se-Kabupaten Kediri untuk memberikan arahan langsung mengenai proyek strategis serta prioritas daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Mas Dhito mengimbau agar seluruh jajaran pemerintah daerah mempunyai pandangan yang sejalan demi mengawal keberhasilan proyek strategis dan prioritas daerah, termasuk menyelaraskannya dengan program strategis nasional.

Pada sektor pendidikan yang masuk dalam program prioritas, Mas Dhito menekankan pentingnya komitmen untuk terus menjaga mutu pendidikan, termasuk melakukan evaluasi agar standar nasional pendidikan dan rapor pendidikan bisa tercapai dengan baik.

“Terkait kompetensi guru, saya minta ditingkatkan,” katanya dalam rapat koordinasi di Ruang Joyoboyo, Komplek Kantor Pemkab Kediri, Senin (5/10).

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa berbagai kebijakan dan inovasi pendidikan perlu dituangkan ke dalam bentuk regulasi atau kebijakan resmi. Dengan begitu, peta jalan dan strategi untuk mengatasi berbagai persoalan kualitas serta akses pendidikan dapat tersusun secara sistematis, jelas, dan terukur.

Bergeser ke bidang kesehatan, Mas Dhito memberikan perhatian khusus pada UHC yang tercatat berada di angka 97,88 persen pada September 2026. Selain itu, prevalensi stunting berdasarkan hasil bulan penimbangan juga memperlihatkan tren penurunan.

Angka stunting tercatat sebesar 8,04 persen pada Desember 2025, kemudian turun menjadi 7,67 persen pada Februari 2026, dan kembali turun ke angka 7,47 persen pada Agustus 2026. Berkaitan dengan hal ini, Mas Dhito meminta agar penurunan angka tersebut benar-benar mencerminkan kondisi nyata di lapangan.

Berikutnya, dalam masalah kemiskinan dan sosial, Mas Dhito menyinggung perihal Desil atau peringkat kesejahteraan warga di dalam DTSEN. Ditemukan banyak keluhan bahwa input data Desil kerap kali tidak selaras dengan kondisi kesejahteraan masyarakat yang sebenarnya.

“Masalah Desil ini tolong diselesaikan, kepada camat saya minta tolong dicek berada data desil yang tidak tepat di kecamatannya, berapa angka real stunting bukan prosentasenya,” tegasnya.

Rapat koordinasi tersebut turut membahas sejumlah topik penting lainnya seperti proyek strategis dan prioritas daerah di bidang infrastruktur, urusan ketahanan pangan, langkah pengendalian inflasi, hingga upaya mitigasi bencana.

Menyinggung soal Program Strategis Nasional (PSN), Mas Dhito menegaskan bahwa Pemkab Kediri memberikan komitmen penuh dalam mendukung program dari pemerintah pusat tersebut sebagai bagian dari agenda prioritas daerah.

“Meskipun program prioritas pemerintah pusat tapi tetap yang mendapatkan manfaat adalah masyarakat kita,” ucapnya.

Sementara itu, untuk KDKMP, Mas Dhito meminta agar diberikan pendampingan serta pembinaan secara intensif. Langkah ini bertujuan agar KDKMP dapat berfungsi optimal serta bermitra dengan pilar ekonomi lokal yang ada di desa, seperti UMKM maupun BUMDes.

Leave a comment