Jember – Pemilihan rektor (Pilrek) di kampus tidak boleh cuma jadi agenda seremonial ganti kepemimpinan biasa. Suasana yang aman, lancar, dan kondusif sangat penting buat memastikan ide-ide besar para calon pemimpin benar-benar bisa menjawab kebutuhan dunia pendidikan tinggi di UIN KHAS Jember.
Suasana yang adem dan tertib ini terlihat jelas saat acara Pemaparan Visi Misi Calon Rektor UIN KHAS Jember Masa Jabatan 2026–2030 bertempat di Kelas Internasional Gedung BEC Lantai 1, Senin (19/10/2026).
Ada delapan bakal calon rektor yang bergiliran memaparkan ide, arah kebijakan, dan rencana program kerja buat empat tahun ke depan.
Nama-nama kandidat tersebut antara lain Prof Dr Khamdan Rifa’i, Prof Dr H Miftah Arifin, Prof Dr Moch Chotib, Prof Dr Ubaidillah, Prof Dr Mashudi, Prof Dr M Khusna Amal, Prof Dr Moh Dahlan, serta Prof Dr Abdul Mu’is.
Acara pemaparan visi misi ini menjadi wadah terbuka bagi warga kampus untuk mencermati langsung peta jalan dari para kandidat. Jalannya acara yang tertib dari awal sampai selesai membuktikan kesiapan panitia sekaligus kedewasaan sivitas akademika dalam menjaga demokrasi kampus yang sehat dan bermartabat.
Ketika memaparkan gagasan, fokus utama para calon rektor tertuju pada peningkatan kualitas akademik, penguatan riset, serta perbaikan tata kelola kelembagaan agar lebih siap menghadapi tantangan zaman.
Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Senat Prof. Dr. H. Sofyan Tsauri, Sekretaris Senat Prof. Dr. H. Moh. Sahlan, bersama seluruh anggota senat. Hadir pula Wakil Rektor III Dr. H. Khoirul Faizin serta perwakilan mahasiswa dari Senat Mahasiswa (SEMA) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA).
Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan bahwa proses penjaringan pimpinan kampus berlangsung secara terbuka dengan melibatkan semua elemen yang ada.
Berakhirnya agenda pemaparan visi dan misi yang berjalan aman dan tertib ini menjadi catatan baik untuk Pilrek UIN KHAS Jember tahun ini. Berbagai gagasan yang dibagikan para kandidat kini jadi bahan penting agar kebijakan kampus ke depan makin berpihak pada kemajuan layanan akademik serta kelembagaan.
Dengan rangkaian pemilihan rektor yang suasananya tetap terjaga, UIN KHAS Jember optimistis bisa mendapatkan nakhoda baru periode 2026-2030 yang handal dalam mengelola universitas, merangkul seluruh sivitas akademika, serta membawa kampus melangkah semakin maju. (AB)

Leave a Reply