Doa Bersama Lintas Agama di Kediri Tandai Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Published on

in

Polres Kediri bareng Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) ngadakan acara doa bersama lintas agama di Mapolres Kediri Pare pada Selasa (20/10/2026) malam, pas momen peringatan dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Kapolres Kediri AKBP Muh. Wahyudin Latif menyampaikan, kegiatan doa bersama ini menjadi bentuk ikhtiar buat memohon kelancaran jalannya roda pemerintahan serta menjaga wilayah Kabupaten Kediri supaya tetap aman, damai, dan kondusif.

“Kita memohon supaya pemerintahan 2 tahun Bapak Prabowo Subianto dan Pak Gibran ini dapat berjalan dengan baik membawa bangsa Indonesia ini menuju kemakmuran, kesejahteraan,” ujarnya.

Dia menilai kalau kerja sama antara pihak kepolisian dan warga sangat krusial dalam menghadirkan lingkungan yang aman serta mendukung berjalannya program pembangunan pemerintah, baik itu di tingkat nasional maupun daerah.

Pihaknya berharap dukungan dari masyarakat bisa terus menguat agar situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Kediri senantiasa terjaga dengan baik.

“Lewat doa lintas agama ini semoga Kabupaten Kediri senantiasa aman, damai, kondusif dengan kerjasama seluruh masyarakat, dengan elemen masyarakat, polisi bersama masyarakat menciptakan seluruh keamanan, kenyamanan, kondusivitas di Kabupaten Kediri ini sehingga dapat mengawal seluruh program-program kerja baik Pak Bupati secara khusus dan tentunya kami juga memohon ya dukungan dari seluruh elemen masyarakat sehingga eh kenyamanan, keamanan ini dapat senantiasa terjaga di Kabupaten Kediri,” ucapnya.

Di sisi lain, Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa yang hadir mewakili Bupati Kediri menegaskan bahwa urusan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bukan cuma tugas polisi semata, melainkan butuh keterlibatan aktif dari semua elemen warga.

Perempuan yang akrab disapa Mbak Wabup ini bilang bahwa tantangan keamanan sekarang makin beragam dan rumit, mulai dari kehidupan sosial sampai ke ranah digital.

“Acara doa bersama ini memiliki makna yang sangat penting bagi kita semua. Kehadiran kita yang mewakili pemerintah, lembaga negara, lintas agama dan kepercayaan serta berbagai organisasi dan profesi merupakan bentuk nyata dari komitmen kita bersama untuk menjaga Kabupaten Kediri yang aman, damai, kondusif dan sejahtera,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, dirinya turut mengajak masyarakat agar terus memberikan dukungan kepada kepolisian, memperkuat kerja sama lintas sektor, menjaga kesantunan bermasyarakat, serta meningkatkan pengawasan orang tua terhadap anak-anak di rumah.

Mbak Wabup juga menyoroti pentingnya perhatian bersama terhadap berbagai ancaman bagi generasi muda, seperti kenakalan remaja, aksi tawuran, balap liar, sampai penyalahgunaan narkoba.

“Kita juga memiliki tugas besar untuk menjaga generasi muda dari ancaman kenakalan remaja, tawuran, balap liar hingga penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Dewi turut berpesan agar ruang demokrasi tetap dirawat dengan suasana damai dan sejuk, tanpa ada tindakan yang bisa merusak ketertiban umum.

Menurut pandangannya, kondisi daerah yang aman serta kondusif memegang peranan vital dalam menyukseskan pembangunan serta mendongkrak kesejahteraan masyarakat.

Lewat gelaran doa bersama lintas agama ini, pihak Polres Kediri bersama Pemkab Kediri menaruh harapan agar nilai toleransi, persaudaraan, dan budaya gotong royong bisa semakin erat di tengah warga. (AB)

Leave a Reply