Angka Kemiskinan Turun Jadi Satu Digit, Pemkab Kediri Pasang Target Nol Persen Kemiskinan Ekstrem di 2027

Published on

in

Selama beberapa tahun belakangan, Pemkab Kediri sukses menurunkan angka kemiskinan sampai menyentuh satu digit. Keberhasilan ini dijadikan bekal untuk memperkokoh program pengentasan kemiskinan dan mematok target nol persen kemiskinan ekstrem pada tahun 2027.

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengungkapkan bahwa pencapaian dalam mempertahankan angka kemiskinan di level satu digit adalah buah dari kolaborasi bersama yang wajib dijaga.

Merujuk pada data 2026, total warga miskin di Kabupaten Kediri ada sebanyak 154.251 jiwa atau setara dengan 9,58 persen. Angka ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun 2025 yang menyentuh 157.470 jiwa atau 9,81 persen.

“Tentu ini harus kita pertahankan dan tingkatkan melalui kerja sama seluruh pihak,” ujar Mbak Dewi sewaktu memimpin penutupan Rapat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) bertempat di Ruang Tegowangi, Kantor BKAD, hari Jumat (6/11).

Guna memaksimalkan langkah tersebut, Pemkab Kediri menggagas program Nawa Pratistha atau Sembilan Jalan Kebangkitan. Poinnya mencakup pembangunan rumah data terpadu, optimalisasi jaring pengaman sosial, serta pengendalian harga kebutuhan pokok.

Selain itu, terdapat pula penciptaan lapangan kerja berkelanjutan, peningkatan kualitas tenaga kerja, perluasan akses pendidikan, pemerataan infrastruktur dasar, peningkatan pelayanan kesehatan, serta optimalisasi kawasan hijau demi menunjang kemandirian pangan.

Di sisi lain, Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri Mohamad Solikin memaparkan bahwa dari sisi pendanaan, Pemkab Kediri menggelontorkan anggaran senilai Rp510,14 miliar pada tahun 2025 guna membiayai program penanggulangan kemiskinan.

Sebagian besar dari total anggaran tersebut disalurkan untuk sektor pendidikan sebesar 48,51 persen serta sektor kesehatan sebesar 31,63 persen.

“Besarnya alokasi pada dua sektor tersebut menunjukkan upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas akses pelayanan dasar bagi masyarakat,” pungkasnya.

Leave a Reply