Raffi Ahmad Minta Maaf Gara-Gara Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI Bikin Heboh

Published on

in

Nama Raffi Ahmad lagi-lagi jadi pusat perhatian usai kehadirannya di acara Deklarasi Sumpah Pemuda yang dihelat Polda Metro Jaya di Bundaran HI, Jakarta, pada 29 Oktober 2026, menuai kritik pedas dari netizen. Kegiatan yang bertujuan memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini justru tersandung masalah setelah identitas beberapa peserta dipertanyakan karena diduga bukan mahasiswa asli.

Situasi makin panas gara-gara video peserta yang kelihatan bingung ketika ditanya asal kampusnya viral di media sosial. Terkait hal ini, Polda Metro Jaya bilang kalau dugaan soal mahasiswa fiktif itu masih diselidiki dan belum jadi kesimpulan akhir.

Raffi Ahmad yang datang memenuhi undangan sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni akhirnya buka suara. Ia menegaskan kehadirannya semata-mata memenuhi undangan panitia dan sama sekali tidak punya maksud untuk merendahkan perjuangan anak muda.

Walau begitu, Raffi tetap melontarkan permohonan maaf atas kehebohan yang terjadi belakangan ini. Suami Nagita Slavina tersebut juga mengakui bahwa insiden ini jadi pelajaran berharga buatnya agar lebih waspada dan selektif ke depannya.

Pihak Polda Metro Jaya juga ikut minta maaf kepada publik dan berjanji bakal menjadikan kritikan yang ada sebagai bahan evaluasi penting. Kasus ini pun bikin publik makin menyoroti pentingnya transparansi serta cara menjaga kepercayaan masyarakat.

Menurut kamu, apakah permintaan maaf ini cukup, atau penyelenggara juga perlu menjelaskan semuanya secara terbuka?

Sumber: Pikiran-Rakyat | Raffi Ahmad Angkat Bicara Soal Deklarasi Sumpah Pemuda Bareng ‘Mahasiswa’, Sebut Berawal dari Niat Baik | Gita Pratiwi | 1 November 2026
*ilustrasi AI

Leave a Reply